Jumat, 13 Juli 2012

cara menghilangkan karat besi dengan minuman bersoda (soft drink)

Cara Membersihkan Karat Dengan Soft Drink Fungsi Ginjal


Alat & Bahan
Minuman bersoda (soft drink) dlm satu gelas ukuran tinggi, alat yang berkarat (misalnya alat pembuka botol & mur), & wadah.
Cara Kerja
Cara pertama: Rendam terlebih dahulu kain di dlm segelas soft drink selama satu jam.
Setelah itu gosokkan kain pada bagian yang berkarat.
Cara kedua: Rendam alat berkarat yang terbuat dari besi itu di dlm wadah dgn soft drink selama satu jam.
Langkah terakhir, usai direndam selama satu jam angkat alat yang berkarat itu dari dlm wadah lalu bersihkan dgn kain.
Lihatlah serpihan karat di alat pembuka botol telah rontok. Untuk membuatnya berfungsi kembali gosoklah alat pembuka botol yang telah dibersihkan tersebut dgn menggunakan lap.
Mengapa Begitu?
Tingkat keasaman atau PH rata-rata dari soft drink adalah 3,4. Ini sangat tinggi. Artinya tingkat keasaman ini cukup kuat utk melarutkan gigi & tulang! Karat pada alat & kotoran pada keramik saja bisa ‘rontok’ oleh asam & segala bahan campuran yang ada pada soft drink, apalagi gigi & organ pencernaan dlm tubuh manusia. Maa syaa Allah, sungguh mengerikan!
Tahukah Anda bahwa tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30 tahun?! Setelah itu setiap tahunnya tulang akan larut melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk ke dlm tubuh kita. ‘Larutan tulang’ itu berkumpul di dlm arteri, urat nadi, kulit, urat daging, & organ. Hal tersebut akan mempengaruhi fungsi ginjal dlm membantu pembentukan batu ginjal.
Apakah Anda pernah mencoba menaruh gigi patah di dlm botol soft drink? Subhanallah, dlm sepuluh hari gigi tersebut dapat melarut dlm cairan tersebut! Tentunya Anda dapat membayangkan, jika gigi yang keras saja bisa melarut maka apakah yang akan terjadi dgn usus & lapisan perut kita yang halus jika kita terus-menerus meminum soft drink! Soft drink memiliki kandungan gula yang tinggi, bersifat asam, & mengandung banyak zat aditif seperti pengawet & pewarna.
Banyak orang yang menyenangi makan didampingi minuman soft drink yang dingin. Anda juga termasuk yang demikian? Simaklah penjelasan berikut ini:
Tubuh kita mempunyai suhu optimum 37°C agar enzim pencernaan dapat berfungsi, sedangkan suhu soft drink dingin jauh di bawah 37°C, terkadang mendekati 0°C. Akibatnya, enzim tak bekerja dgn baik & memberi beban berlebih pada sistem pencernaan kita. Malahan makanan yang sudah bercampur dgn soft drink akan menjadi seperti ‘difermentasi’. Akibatnya, makanan tadi akan menghasilkan bau, gas, sisa busuk, & racun yang diserap oleh usus lalu diedarkan oleh darah ke selruh tubuh. Penyebaran racun ini menyebabkan berbagai macam penyakit. Apa kiranya yang mungkin terjadi apabila setiap hari kita meminum soft drink dingin seusai makan? Rusaklah sudah pencernaan kita!
Tahukah Anda?
Soft drink juga dapat menghilangkan noda lemak pada pakaian. Caranya tuangkan segelas soft drink pada pakaian yang bernoda lemak, tambahkan deterjen, diamkan selama 10 menit, setelah itu kucek pelan-pelan. Kegunaan lainnya adalah membersihkan kabut pada kaca depan mobil. Subhanallah!
Di Universitas Delhi pernah diselenggarakan sebuah kompetisi meminum soft drink. Akhirnya kompetisi dimenangkan oleh seorang mahasiswa yang berhasil menenggak 8 botol soft drink! Tapi dia tak dapat menikmati kemenangannya itu karena dia meninggal seketika! Apa penyebabnya? Dia mengalami kelebihan karbondioksida dlm darah dam kekurangan oksigen akibat meminum soft drink. Bagaimana, apakah Anda masih berminat meminum soft drink setiap h`ri?
Sumber: Majalah Iptek Anak “ORBIT”, No. 07 Tahun IX, hlm. 6-7.
(dengan pengubahan bahasa seperlunya dari redaksi www.muslimah.or.id)
sumber: www.muslimah.or.id

0 komentar:

Poskan Komentar